Dapat Fogging Gratis, Warga Taman Sari: Terima Kasih Rescue Perindo Telah Peduli

JAKARTA – Minimnya perhatian terhadap lingkungan dalam hal mengantisipasi wabah demam berdarah dengue (DBD) khususnya di kawasan Taman Sari, Kelurahan Mahpar, Jakarta Barat membuat warga RW 03 Ahmad bersyukur. Pasalnya ratusan rumah warga di wilayahnya itu mendapat fogging gratis dari Rescue Perindo.

“Saya sebagai ketua RW 03 mengucapkan banyak terima kasih kepada Perindo yang telah peduli pada warga kami dengan memberikan fogging gratis,” kata Ahmad di Jalan Taman Sari, Kelurahan Mahpar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu, (02/12/2017).

download

Ahmad mengatakan, pemberian fogging ini baru pertama kali didapat warganya. Dan sangat dibutuhkan mengingat kondisi rumah yang padat penduduk. Kata Dia, sebelumnya belum pernah ada yang memberikan program yang sangat membantu masyarakat itu.

“Ini pionir baru pertama kali kita mendapatkan ini yang diberikan oleh Partai Perindo dan sangat dibutuhkan oleh warga kami,” tambahnya.

Dia pun mengharapkan, program ini nantinya bisa terus dilaksanakan kembali secara rutin oleh Rescue Perindo di kawasannya. “Semoga acara ini terus dilaksanakan dan kami harapkan kegiatan ini rutin dilaksanakan,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Rescue Perindo yang merupakan salah satu sayap Partai Perindo kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat dengan memberikan fogging gratis di Jalan Taman Sari, Kelurahan Mahpar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Sedikitnya sekitar 240 rumah tepatnya di RW 03 yang diberikan fogging secara cuma-cuma dalam rangka menanggulangi virus DBD.

Pantauan Okezone di lokasi kawasan tersebut merupakan permukiman padat penduduk. Sejumlah warga nampak antusias mendapatkan fogging gratis dari Rescue Perindo. Bahkan ada salah seorang warga yang rumahnya di luar daripada RT yang sudah dipilih untuk mendapat fogging meminta untuk di fogging.

Ketua DPP Rescue Perindo Adin Denny mengatakan, pemberian fogging secara gratis tersebut merupakan komitmen dari Rescue Perindo kepada masyarakat yang membutuhkan terutama di kawasan padat penduduk.

“Program fogging gratis ini merupakan komitmen kita untuk masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk dan ini sudah menjadi prioritas kita,” kata Adin di lokasi.

Iklan

Rescue Perindo Jateng Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Klaten

KLATEN – Ratusan warga di tiga desa di Cawas Klaten mengungsi setelah rumah mereka kebanjiran akibat tanggul Sungai Dengkeng jebol.

Ketinggian air yang memasuki rumah warga mencapai 30 sentimeter (cm). Ketiga desa itu yakni Bogor, Tlingsing, dan Japanan. Selain menggenangi permukiman, luapan sungai melumpuhkan akses jalan antara Desa Bogor dengan Cawas.

Sebanyak 112 jiwa yang diungsikan dari wilayah Dukuh Guntur dan Dukuh Turunrejo, Desa Japanan, Cawas, Klaten. Pengungsi terdiri dari anak balita, anak-anak, dewasa, serta warga lansia.

Sementara di desa Tringsing rumah warga di 14 dukuh terendam banjir yang memaksa warganya harus mengungsi terutama wanita, lansia dan anak-anak.

DPW Rescue Perindo Jawa Tengah langsung terjun ke lokasi bencana banjir sejak Selasa (28/11/2017). Seluruh tim rescue, termasuk dari DPD Rescue Perindo Klaten diterjunkan dengan menyiapkan tiga unit ambulans untuk membantu mengevakuasi warga menuju pengungsian.

“Sejak awal kita sudah turun. Tiga ambulans juga disiapkan untuk bantu evakuasi warga,” jelas Sekretaris DPW Rescue Perindo, Henry Nugroho, Jumat (1/12/2017).

Menurut Henry, DPW Rescue Perindo Jateng memberikan bantuan berupa selimut, mi instan dan juga obat-obatan termasuk makanan bayi untuk para korban banjir yang sedang berada di pengungsian.

Kondisi seadanya di pengungsian, membuat tim Rescue Perindo memberikan bantuan salah satunya berupa mi instan karena tidak perlu waktu lama untuk memasaknya, karena keterbatasan alat dan juga lokasi untuk memasak.

“Bantuan kita berikan di desa Tlingsing dan Japanan hari ini untuk kebutuhan para pengungsi terutama untuk balita dan juga lansia,” pungkas Henry.

Rescue Perindo: Gerakan Kaum Milenial Bangun Kepedulian Anak Bangsa

JAKARTA – Kepekaan generasi milenial terhadap rakyat kecil dan kebersihan lingkungan sekitar harus terus dibina. Jiwa sosial generasi muda pun perlu dibentuk sedini mungkin agar rasa cinta mereka terhadap rakyat kecil dan bangsa ini tidak luntur.

Demikian disampaikan Ketua DPP Rescue Perindo Adin Denny ketika dimintai keterangannya terkait kampanye “Saya Milenial, Saya Perindo”.

Menurut Adin generasi milenial yang merupakan generasi zaman now adalah anak bangsa yang era kehidupannya telah disusupi kemajuan teknologi. Namun begitu, mereka harus peka dengan kebersihan lingkungan sekitarnya dengan memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Generasi zaman now sangat terdepan di bidang teknologi dan gadget. Tapi di balik itu generasi milenial harus berjiwa sosial tinggi, peduli tehadap lingkungan mereka dan peduli terhadap kesehatan,” ungkap Adin di Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Adin menjelaskan selain mencintai kebersihan lingkungan dan memiliki jiwa sosial tinggi. Kaum muda saat ini harus peduli antar sesama.

Membantu kaum lemah dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan harus dilakukan generasi milenial sebagaimana yang rutin dilaksanakan Partai Perindo maupun sayap partai.

“Peduli antar sesama menjadi hal paling penting bagi generasi milenial. Mereka bisa belajar banyak kepada program Partai Perindo yang rutin membantu masyarakat banyak,” ujar Adin.

Tak kalah penting, diakui Adin, generasi millenial harus paham betul dengan isu-isu sosial dan politik yang berkembang saat ini. Dari situ mereka akan belajar dan memahami bagaimana kehidupan sosial masyarakat dan kontalasi politik Tanah Air.

Adin mengaku bagi Partai Perindo dan sayap partai seperti Rescue Perindo, generasi milenial adalah calon-calon pemimpin bangsa yang harus dibina dan diberikan arahan agar mereka nantinya memiliki pemikiran yang sejajar dengan generasi milenial di negara lain.

“Rescue Perindo terus mendampingi generasi milenial ini, dan kita berupaya meningkatkan kepedulian sosial bagi generasi milenial,” ungkap Adin.

Antisipasi DBD, Rescue Perindo Sumsel Asapi Ratusan Rumah Warga di Palembang

PALEMBANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rescue Perindo Sumatera Selatan melakukan fogging di daerah padat penduduk yang berada di pinggiran Sungai Musi, Selasa (28/11/2017).

Kurang lebih 500 rumah warga di Jalan Singadekane RW 003 Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati RT.12,13,14,15 Palembang di fogging dan dibagikan bubuk Abate untuk mengantisipasi penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Kegiatan fogging yang dimulai pada pukul 09.00 WIB tersebut mendapat respon positif dari warga setempat. Menurut Rian Ketua Logistik, DPW Rescue Perindo Sumsel, warga meminta setidaknya sebulan dua kali dilakukan fogging.

“Warga meminta supaya fogging ini dilakukan berkelanjutan dari Rescue Perindo Sumsel, minimal sebulan dua kali untuk mengantisipasi penduduk disana terkena DBD,” ucap Rian.

Selain fogging, Rescue Perindo Sumsel juga memberikan bubuk Abate serta penyuluhan bagaimana cara menggunakan bubuk Abate dengan baik dan benar.

Pasca Diterjang Angin Puting Beliung, Rescue Perindo Penuhi Bantuan Kebutuhan Korban di Sidoarjo

SURABAYA – Tim Rescue Perindo Jatim menyalurkan bantuan terhadap para korban puting beliung di Desa Tambakrejo, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (26/11/2017). Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian rescue perindo pada korban angin puting beliung.

Adapun bantuan yang disalurkan dalam baksos kali ini berupa 100 selimut, 25 dos mie, 100 kg beras, 10 dus baju layak pakai, 360 nasi bungkus, 300 paket perlengkapan mandi, pampers, serta obat-obatan.

Setelah menyerahkan bantuan, tim rescue perindo melihat langsung kondisi para korban puting beliung. Berdasarkan hasil komunikasi dengan warga, mereka membutuhkan bantuan obat-obatan, makanan dan selimut.Apalagi sekarang musim penghujan.

“Kami bersama DPD rescue Sidoarjo, rescue Pasuruan, dan rescue Tuban membagikan bantuan berupa selimut, nasi bungkus, mie, baju layak pakai, dan obat-obatan,” terang Ketua DPW Rescue Perindo Jatim, Suci Rakhmawati, saat dikonfirmasi Okezone.

Menurut Suci, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian rescue perindo kepada para korban puting beliung. Diharapkan dengan adanya bantuan itu, bisa meringankan beban hidup para korban.

“Semoga bantuan ini bisa bermannfaat bagi mereka. Kami sangat kasihan pada mereka karena rumahnya rusak akibat diterjang bencana angin puting beliung. Semoga peristiwa itu tidak terulang kembali,” tandas Suci.