Di Mata Warga Pamulang, Rescue Perindo Gerak Cepat Akomodir Permintaan Fogging

TANGERANG SELATAN – Warga pemukiman padat penduduk di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten mendapatkan layanan pengasapan atau fogging untuk mencegah wabah demam berdarah dengue (DBD).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rescue Perindo Tangsel, Dian Wiryawan, mengungkapkan fogging dilakukan di Jalan Kemuning I, RT 4 dan 5, RW 5, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang.

“Fogging untuk mencegah wabah DBD di wilayah pemukiman padat. Total di dua RT tersebut ada 150 rumah,” ungkapnya, Minggu (20/8/2017).

Kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti permintaan warga dan ketua lingkungan setempat kepada DPD Rescue Perindo. Tim dari Rescue Perindo pun langsung terjun ke lokasi, lengkap dengan beberapa unit alat fogging.

Fogging yang dilakukan untuk kedua kalinya itu disambut antusias oleh warga. Bahkan, masyarakat meminta agar Rescue Perindo secara rutin melakukan pengasapan di wilayah tersebut secara cuma-cuma.

Tahun lalu, sambung Dian, terdapat dua warga setempat yang menjadi korban wabah penyakit yang ditimbulkan oleh nyamuk aedes aegypti itu. Begitu berbahayanya wabah DBD, sehingga masyarakat memilih untuk lebih baik mencegah ketimbang mengobati.

Pengasapan yang dilakukan DPD Rescue Perindo Tangsel itu dimulai pada Minggu pagi, pukul 10.30 WIB.

di-mata-warga-pamulang-rescue-perindo-gerak-cepat-akomodir-permintaan-fogging-0vlg79m2WW

Fogging dipantau langsung oleh Lurah Pamulang Barat Sarwo Edhi yang disaksikan juga oleh warga.

Organisasi sayap Partai Perindo tersebut juga berencana menggelar aksi serupa pada pekan depan. Fogging akan dilakukan di Perumahan Bukit Indah yang dihuni 1.200 kepala keluarga di RW 5 sampai RW 8, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat.

“Warga yang lingkungannya ingin mendapatkan layanan fogging gratis dapat mengajukan permohonan melalui RT dan RW yang diajukan kepada DPD Rescue Perindo Tangsel. Kami siap untuk mengakomodasi permintaan warga,” katanya.

Ketua RT 04 RW 05 Pamulang Barat Endang HJ mengungkapkan, seminggu lalu ada warganya berusia 9 tahun yang harus dirawat di RSUD Tangsel akibat terkena penyakit DBD. Oleh karena itulah, dia dan beberapa perwakilan warga sepakat mengajukan permohonan kepada Rescue Perindo agar memberi bantuan fogging.

“Ini fogging sudah yang kedua kali di wilayah kami. Seminggu lalu ada warga kami yang sakit terkena DBD. Kalau dari pemerintah setempat prosesnya agak lama. Ya sudah, akhirnya kami menghubungi Rescue Perindo ini. Alhamdulillah langsung turun,” ujarnya.

( Sumber Okezone )

Iklan

Rescue Perindo Sumsel Fogging 300 Rumah di Sungai Selincah

PALEMBANG – Sebagai bukti kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat, Rescue Perindo melakukan fogging (pengasapan). Rabu (9/8/2017) ini, fogging dilakukan di Lorong Mufakat RT 50 dan 51, Sungai Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

“Target kita 300 rumah dan itu terlaksana dengan baik dan disambut antusias masyarakat di Lorong Mufakat, Sungai Selincah,” ujar Ketua Bidang Litbang dan IT DPW Rescue Perindo Sumsel Mada Taufik, Rabu (9/8/2017).

Selain bentuk kepedulian Perindo, pengasapan ini juga sebagai upaya mencegah berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD).

“Ini bentuk kepedulian dan pencegahan. Kasus DBD belum ada laporan. Tapi bergerak bukan karena laporan, tapi fogging untuk pencegahan,” katanya.\

Sumber.Okezone

DPW Perindo Jatim Gelar Aksi Tanda Tangan #dukungHT

SURABAYA – Upaya kriminalisasi yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada Ketua Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo memicu gejolak. Dalam beberapa hari terakhir, dukungan moral kepada Hary Tanoe bermunculan. Kali ini DPW Rescue Perindo Jawa Timur menggelar aksi tanda tangan. Aksi ini juga mengecam upaya kriminalisasi terhadap Hary Tanoe.

Ketua DPW Rescue Perindo Jawa Timur Suci Rahmawati mengatakan, ini sebenarnya bentuk dukungan moral kepada Hary Tanoe.

“Aksi ini sengaja digelar dan memberi dukungan kepada Pak Hary Tanoe. Kami juga meminta kepada pihak terkait untuk stop kriminalisasi terhadap Ketua Umum DPP Perindo,” kata Suci saat menggelar aksi di depan kantor DPW Perindo Jawa Timur, Jalan Kertajaya, Senin (3/7/2017).

Suci menjelaskan, aksi ini selain diikuti sejumlah masyarakat yang melintas di Jalan Kertajaya, juga diikuti oleh perwakilan DPD Rescue tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur. Setidaknya ada sekitar 300 lebih tanda tangan yang dibubuhkan di kain putih sepanjang 5 meter itu.

“Kami memang sengaja mengundang perwakilan DPD Rescue se-Jatim. Ada beberapa masyarakat juga yang ikut membubuhkan tanda tangan,” jelasnya.

Terhadap kasus yang menimpa Hary Tanoe, kata Suci, adalah ada upaya kriminalisasi yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan. Menurutnya, pesan pendek yang dikirimkan ke Jaksa M Yulianto tidak ada nada ancaman. Bahkan, jika dilihat dari bahasanya, pesan pendek tersebut bersifat normatif.

“Sebenarnya ada permainan juga. yang jelas kasus terkait sms itu sendiri tidak menunjukkan itu ancaman dan Pak Hary Tanoe ini dikriminalisasi,” pungkasnya.

Sumber : Okezone

 

BERSATU DUKUNG HARY TANOESOEDIBJO CARA TANDATANGAN PETISI ONLINE

TATA CARA TANDATANGAN PETISI ONLINE:
1. Klik link petisi ini:
https://www.petisionline.net/bersatu_dukung_hary_tanoesoedibjo
Lalu Geser kebawah

WhatsApp Image 2017-06-28 at 11.18.37 AM
2. isi data: nama depan, nama belakang, kota, email, lalu masukan kalimat dukungan di kolom “saya menandatangani dukungan krn…”
3. Lalu klik “Tandatangani Petisi ini”

WhatsApp Image 2017-06-28 at 11.17.51 AM
4. Buka email anda, cari email untuk konfirmasi tanda tangan petisi. Lalu klik link konfirmasi petisi online ini.WhatsApp Image 2017-06-28 at 11.17.48 AM
5. Klik “Lihat tanda tangan anda”

WhatsApp Image 2017-06-28 at 11.18.39 AM
6. Dukungan anda akan tercantum di kolom dukungan

WhatsApp Image 2017-06-28 at 11.17.30 AM

RESCUE PERINDO EVAKUASI KORBAN KECELAKAAN LALIN DI JALAN TOL BREBES-PEMALANG

Tim Rescue Perindo ikut membantu melakukan evakuasi para korban kecelakaan lalulintas di Jalan Tol Brebes-Pemalang, Jawa Tengah, Selasa (20/6/2017) pagi tadi.  Peristiwa itu terjadi setelah sebuah mobil Freed ditumpangi para korban hilang kendali di jalan bebas hambatan tersebut.

“Tim Rescue Perindo terlibat melakukan evakuasi korban kecelakaan di Jalan Tol Brebes-Pemalang. Ada tiga evacuator Rescue Perindo yakni Badai, Kokam dan Yopie dalam proses evakuasi itu,” tandas Ketua DPP Resceu Perindo Adin Denny di Jakarta.

Lalin1

Kecelakaan mobil Freed itu berawal dari mobil yang ditumpangi para korban menabrak pembatas jembatan jalan tol dan mobil berwarna silver itu terguling hingga masuk sungai di samping Jalan Tol Brebes-Pemalang.

Kecelakaan tunggal tersebut diduga karena sopir dalam posisi mengantuk dan saat dilakukan dievakuasi, mobil sudah dipenuhi air sungai.

“Tim evacuator Rescue Perindo membantu evakuasi masuk ke dalam sungai, dari melakukan pertolongan pertama sampai membawa para korban ke RS terdekat yang didampingi Saltantas,” ujar Adin.