Semua tulisan dari Rescueperindo.com

Rescueperindo.com ( Sayap Partai Perindo, Mambantu dan Membangun Untuk Sesama ) MISI 1. Melaksanakan kegiatan tanggap bencana yang efektif dan efisien. 2. Melakukan pelatihan-pelatihan untuk menghasilkan kader-kader yang profesional. 3. Membangun sistem penanggulangan bencana yang handal.

Hari Kartini, Rescue Perindo Tangsel Mendaki ke Puncak Gunung Ceremai

TANGERANG SELATAN – Ragam cara dilakukan masyarakat untuk mengenang semangat perjuangan Kartini. Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini tahun ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rescue Perindo Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan pendakian di Gunung Ceremai, Kuningan, Jawa Barat. Tim pendaki akan mengibarkan bendera kebesaran Partai Perindo.

puncak1

Tim Rescue Perindo Tangsel yang menjajaki Gunung Ceremai terdiri dari lima pendaki. Tiga di antaranya perempuan, yakni Deva Meliana, Fira Azari dan Feninda. Sementara dua pendaki lainnya adalah Syamsul Bahri dan Dian Wiryawan, selaku pemimpin pendakian yang juga Ketua DPD Rescue Perindo Tangsel.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Rescue Perindo Adin Denny mengatakan, dirinya bangga dengan semangat pengurus Rescue Perindo Tangsel dalam menjalankan misi pendakian ke puncak Gunung Ceremai untuk memperingati Hari Kartini. Terlebih, tiga dari lima pendaki adalah perempuan.

“Ini sesuatu yang luar biasa dilakukan lima pengurus Rescue Perindo Tangsel untuk menaklukkan puncak Gunung Ceremai. Paling membanggakan tiga kader perempuan ikut dalam pendakian ke puncak Gunung Ceremai untuk mengibarkan bendera Partai Perindo dan Rescue Perindo, Salut,” kata Adin.

Tim berangkat dari Desa Cisantana, Kuningan, hari ini (20/4/2018), sekitar pukul 07.00 WIB. Pendakian dilanjutkan menuju Pos 8 yang diperkirakan tiba pada sore hari. Tim berencana istirahat dan mendirikan tenda untuk menginap di lokasi tersebut.

Tim kembali melanjutkan perjalanan menuju puncak sebelum matahari terbit, besok (21/4/2018).
“Kita menuju puncak Gunung Ceremai pada Sabtu jam 05.00 WIB pagi. Kemungkinan sampai puncak pukul 05.40 pagi,” tutur Ketua DPD Rescue Perindo Tangsel Dian Wiryawan.

Sumber

Iklan

Rescue Perindo Fogging Gratis 300 Rumah di Bekasi

BEKASI – DPP Rescue Perindo menggelar fogging gratis di wilayah Kabupaten Bekasi tepatnya, di Kampung Siluman RT01/06, Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, pada Kamis (8/3/2018).

Dalam kegiatan sosial yang sudah rutin dilakukan oleh organisasi sayap kanan Partai besutan Hary Tanoesoebdibjo itu, sebanyak 300 rumah warga dan lingkungan yang dipenuhi kebun kosong pun langsung diasapi petugas di lokasi.

“Kami adakan fogging di wilayah ini sesuai permintaan warga sekitar yang infonya, beberapa warga di sini sudah mengalami gejala DBD,” ujar Ketua DPP Rescue Perindo Adin Denny di lokasi, Kamis (9/3/2018).

Menurut Adin, kegiatan fogging yang digelar pihaknya sangat perlu diadakan, guna mengantisipasi wabah demam berdarah terhadap warga di sini. Apalagi beberapa daerah di Indonesia tengah memasuki puncak musim penghujan yang rentan terjadinya gejala DBD.

“Kami berharap, dengan kegiatiatan fogging ini wabah demam berdarah di sini bisa teratasi. Dan Insya Allah kita akan gelar secara rutin secara bertahap,” kata Adin.

Sumber : Okezone

 

TEMPUH PERJALANAN 132 KILO METER – DPP RESCUE PERINDO LAKUKAN FOGGING UNTUK MASYARAKAT LEBAK BANTEN

LEBAK – Membantu masyarakat bagi DPP. Rescue Perindo tidak mengenal dekat atapun jauh sebuah lokasi. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan permintaan Fogging di Desa Kampung Jati, Kecamatan Karya Jaya, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (17/02/2018). Tim Fogging DPP Rescue Perindo, berangkat pada pagi hari, untuk menempuh perjalanan 132 kilo meter untuk mencapai lokasi kegiatan, dengan semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Tim sarapan pagi terlebih dahulu dikantor DPP Partai Perindo, jalan Diponegoro 29, Menteng, Jakarta Pusat dan sekaligus berdoa bersama sebelum berangkat kelokasi”, ucap Adin Denny, Ketua Umum DPP Rescue Perindo.

Tim terdiri dari 8 (delapan) orang, dipimpin langsung Adin Denny dan Yudhistira selaku Sekjen Partai Perindo. Perjalanan diperkirakan memakan waktu 3-4 jam untuk mencapai lokasi kegiatan.

Setelah menempuh perjalanan  tim tiba dilokasi Desa Kampung Jati, disambut oleh masyarakat dan kepala desa setempat. Tak mengenal lelah, tim langsung melakukan kegiatan fogging di dua lokasi berbeda. Satu lokasi, berada diseberang kali serang, melewati jembatan gantung setinggi 8 meter dari permukaan air. Sebanyak 80 rumah warga dilakukan pengasapan.

“Warga saya mengucapkan terimakasih, ini adalah fogging pertama dikampung mereka, yang selama ini tidak pernah ada kegiatan serupa, semoga bermanfaat dalam pencegahan penyakit demam beradarah dan malaria”, ujar Uripno Hadi Syahputra, Lurah Karya Jaya.

Dilokasi lainnya, tim juga melakukan pengasapan terhadap kurang/lebih 100 rumah warga yang disambut antusias. Tidak hanya kaum laki-laki, ibu-ibu rumah tangga serta anak-anak ikut berkumpul bersama dalam kegiatan tersebut.

“Kita senang dan semangat luar biasa, walaupun lokasi cukup jauh dan melelahkan, tidak menyurutkan semangat kami untuk hadir membantu ditengah masyarakat”, ucap Adin Denny, saat dilokasi kegiatan.

Lokasi fogging cukup luas, karena rumah-rumah penduduk berjarak agak jauh dari satu rumah ke rumah lainnya, juga adanya kebun warga, semua kami fogging, tegas Adin.

Selain melakukan fogging, tim juga membagikan kaos Partai Perindo dan Helm kepada warga sebagai cinderamata. Diujung kegiatan, puluhan anak-anak secara bersama menyanyikan lagu Mars Perindo.

Copy by : SONN/Rep IKnews

Banyak Korban Nyamuk DBD, Alasan Warga Tangsel Minta Fogging Rescue Perindo

TANGERANG SELATAN – Warga yang bermukim di Jalan Bhakti Ibu, RT01, 02, 03, 04 RW01, Kampung Pasar Jengkol, Babakan, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengapresiasi kepedulian Rescue Perindo menggelar fogging di wilayahnya.

Salah satu warga, yakni Ketua RT 03, Subarkah mengatakan, bahaya perkembangbiakan nyamuk demam berdarah dengue (DBD) di lingkungannya sudah sangat mengkhawatirkan. Kesimpulan itu didapat, mengingat sejumlah orang sempat dirawat akibat terkena gigitan nyamuk demam berdarah.

“Tahun kemarin kira-kira ada sekitar 6 orang yang kena DBD, anak saya yang umur 17 tahun juga sempat kena, jadi memang udah mendesak banget harus difogging. Disini kan nggak pernah ada, terakhir fogging tahun 2016. Ya makanya kita bersyukur banget ada fogging gratis dari Rescue Perindo,” katanya di sela-sela kegiatan Fogging oleh tim Rescue Perindo, Minggu (7/1/2018).

Tercatat, ada sekira 400 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di RT 01, 02, 03, dan 04. Seluruh rumah, secara bergantian mendapat fogging oleh personil Rescue Perindo. Bahkan tak hanya halaman rumah saja, area saluran air, kebun, kandang hewan ternak beserta lahan-lahan kosong pun ikuti diasapi.

“Untuk titik lokasi, disini kan kebanyakan kebun yang sangat luas, dan beberapa got-got nya juga tadi lebar-lebar, beberapa rumah warga juga banyak memelihara hewan ternak, jadi itu titik-titik lokasi yang kita fogging, karena rawan sarang nyamuk DBD,” tutur Yudhistira Ikhsan Pramana, Sekjen DPP Rescue Perindo di lokasi.

Dalam kegiatan kali ini, sekira 20 personil Rescue berikut 4 alat pengasapan diturunkan. Mereka di bagi 2 kelompok, masing-masing kelompok langsung menyisir lokasi-lokasi tempat perkembangbiakan nyamuk di daerah itu.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan kita hari ini, bisa menjadi sarana pencegahan bagi masyarakat agar tak terjangkit nyamuk DBD. Imbauannya, agar warga tetap menjaga lingkungan, tetap memelihara lingkungan. Kalau memang nanti diminta lagi untuk fogging, kami siap untuk datang kembali,” jelas Yudhistira.

Menambahkan hal itu, Ketua DPD Rescue Perindo Kota Tangsel, Dian Wiryawan menyampaikan, prosedur permohonan untuk pengajuan fogging gratis dari Rescue Perindo sangatlah mudah. Artinya, masyarakat tak harus menunggu lama dan cukup hanya membuat permintaan tertulis yang disetujui Ketua lingkungan.

“Prosedur SOP-nya yaitu, permintaan dari warga sendiri melalui surat dari pengurus RT, yang diketahui oleh pengurus RW. Jadi dalam pelaksanaannya kami bekerjasama dengan pengurus RT dan RW,” ujar Dian.