Rescue Perindo Terjunkan Tim Bantu Korban Gempa di Cilacap

SEMARANG – Sejumlah personel Rescue Perindo diterjunkan ke lokasi bencana gempa bumi di Cilacap, Jawa Tengah. Mereka membantu korban gempa yang rumahya hancur berantakan hingga hanya tertinggal puing berserakan.

“Begitu kita dengar ada bencana gempa semalam, kami di DPW Rescue Perindo Jateng langsung berkoordinasi dengan pengurus di Cilacap. Hari ini tadi kita terjunkan tim ke lokasi bencana untuk membantu korban,” ujar Ketua DPW Rescue Perindo Jateng, Mochsin Anwar, Sabtu (16/12/2017).

Dia mengatakan, tim yang berjumlah lima orang diterjunkan ke Kecamatan Patimuhan Cilacap sejak pagi. Selain membantu evakuasi barang yang masih bisa diselamatkan, tim juga akan menggalang dana untuk diberikan kepada korban.

“Sampai saat ini tim masih di lokasi untuk mengevakuasi barang-barang. Banyak rumah yang hancur, rusak parah. Untuk jumlahnya kami belum bisa pastikan, nanti akan koordinasi dengan pihak terkait dulu. Nanti kami juga akan menggalang dana bantuan,” ujar Ketua DPD Rescue Perindo Cilacap, Sudir.

Sebelumnya diberitakan, gempa bumi mengguncang Tasikmalaya, Jawa Barat dan sebagian Pulau Jawa menimbulkan potensi bahaya tsunami. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) gempa awalnya tercatat berkekuatan 7,3 skala Richter (SR), namun kemudian diralat menjadi 6,9 SR.

Gempa terjadi di 7,75 LS dan 108,11 bujur timur sekira 11 kilometer barat daya dari Kabupaten Tasikmalaya pada kedalaman 107 kilometer di bawah permukaan laut. “Mag:6.9 SR, 15-Dec-17 23.47.58 WIB, Lok:7.75 LS,108.11 BT (11 km BaratDaya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, kedalaman :107 Km #BMKG,” demikian informasi yang didapat dari Twitter BMKG.

Berdasarkan keterangan pejabat setempat yang diterima Okezone, ketinggian air di wilayah pantai selatan sudah mulai surut yang merupakan tanda-tanda akan terjadinya gelombang tsunami. Masyarakat diminta untuk menjauhi daerah pantai dan mewaspadai gempa susulan.

Kuatnya gempa membuat sejumlah bangunan di Tasikmalaya dan Cilacap roboh hingga menimbulkan kepanikan di wilayah-wilayah lain yang juga terkena dampaknya. Di Jakarta para penghuni dan orang-orang yang tinggal di bangunan tinggi berlarian turun menggunakan tangga darurat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s