Rescue Perindo Kembali Gelar Fogging di Pekanbaru

PEKANBARU – Partai Perindo Provinsi Riau kembai menggelar kegiatan fogging. Kali ini pihak Rescue Partai Perindo menggelar kegiatan bakti sosial di 5 RT (rukun tetangga) di Pekanbaru.

Daerah yang menjadi pengasapan adalah adalah RT 01 sampai RT 05 di 10 Kelurahan Bambu Kuning Kecamatan Tenayan Raya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meminimalisir bergembangnya nyamuk aedes aegypti.

“Kegiatan ini kita maksudkan untuk mencegah wabah nyamuk pembawa DBD (demam berdarah dangue). Kegaitan fogging ini sudah beberapa kali kita gelar,” ucap Ketua DPW Rescue Perindo Riau, Rio Indra Prasetya Minggu (24/12/2017).

Di pilihnya wilayah Bambu Kuning karena daerah tersebut merupakan daerah basah karena berdekatan dengan Sungai Sail Pekanbaru. “Tentu daerah ini rawan penyebaran demam berdarah jadi kita gelar fogging disini,” ucapnya.

Kegiatan pengasapan ini juga bentuk perhatian warga atas kegiatan Partai Perindo yang sering melakukan fogging. “Ada warga yang meminta wilayahnya difogging, langsung kita respon,” imbuhnya.

Selain itu kegiatan pengasapan ini juga dimaksudkan sebagai bentuk rasa sukur kader Partai Perindo yang dinyatakan sudah lolos verifikasi KPU.

“Ini juga merupakan bentuk rasa syukur kita atas lolosnya Partai Perindo mengikuti verifikasi faktual dan bentuk apresias Rescue Perindo terhadap perjuangan seluruh element mulai DPRt, DPC, DPD dan DPW Perindo di Riau dimana semua sudah bekerja keras untuk meloloskan verifikasi faktual Partai Perindo,” tandasnya.

Iklan

Musim Hujan, Rescue Perindo Jatim Fogging 500 KK di Jombang

MALANG – Guna meminimalisir dampak demam berdarah Rescue Perindo Jawa Timur mengadakan aksi fogging bagi 500 kepala keluarga (KK) di Desa Gongseng, Kecamatan Megaluh, Kabupatèn Jombang pada Minggu (24/12/2017).

Ketua DPW Resque Perindo Jawa Timur, Suci Rakhmawati, mengungkapkan bahwa fogging ini untuk meminimalisir adanya jentik-jentik nyamuk aedes aegypti.

“Ini kan musim hujan, jentik nyamuk pasti berkembang. Maka kami lakukan fogging untuk mematikan nyamuk aedes aegypti itu,” tuturnya saat dihubungi Okezone.

Harapannya dengan fogging ini dapat memberikan manfaat langsung ke masyarakat, sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit demam berdarah.

“Kami ingin memberikan manfaat secara langsung ke masyarakat. Ini sebagai wujud kepedulian nyata Perindo terhadap masyarakat,” pungkasnya.

Rescue Perindo Terjunkan Tim Bantu Korban Gempa di Cilacap

SEMARANG – Sejumlah personel Rescue Perindo diterjunkan ke lokasi bencana gempa bumi di Cilacap, Jawa Tengah. Mereka membantu korban gempa yang rumahya hancur berantakan hingga hanya tertinggal puing berserakan.

“Begitu kita dengar ada bencana gempa semalam, kami di DPW Rescue Perindo Jateng langsung berkoordinasi dengan pengurus di Cilacap. Hari ini tadi kita terjunkan tim ke lokasi bencana untuk membantu korban,” ujar Ketua DPW Rescue Perindo Jateng, Mochsin Anwar, Sabtu (16/12/2017).

Dia mengatakan, tim yang berjumlah lima orang diterjunkan ke Kecamatan Patimuhan Cilacap sejak pagi. Selain membantu evakuasi barang yang masih bisa diselamatkan, tim juga akan menggalang dana untuk diberikan kepada korban.

“Sampai saat ini tim masih di lokasi untuk mengevakuasi barang-barang. Banyak rumah yang hancur, rusak parah. Untuk jumlahnya kami belum bisa pastikan, nanti akan koordinasi dengan pihak terkait dulu. Nanti kami juga akan menggalang dana bantuan,” ujar Ketua DPD Rescue Perindo Cilacap, Sudir.

Sebelumnya diberitakan, gempa bumi mengguncang Tasikmalaya, Jawa Barat dan sebagian Pulau Jawa menimbulkan potensi bahaya tsunami. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) gempa awalnya tercatat berkekuatan 7,3 skala Richter (SR), namun kemudian diralat menjadi 6,9 SR.

Gempa terjadi di 7,75 LS dan 108,11 bujur timur sekira 11 kilometer barat daya dari Kabupaten Tasikmalaya pada kedalaman 107 kilometer di bawah permukaan laut. “Mag:6.9 SR, 15-Dec-17 23.47.58 WIB, Lok:7.75 LS,108.11 BT (11 km BaratDaya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, kedalaman :107 Km #BMKG,” demikian informasi yang didapat dari Twitter BMKG.

Berdasarkan keterangan pejabat setempat yang diterima Okezone, ketinggian air di wilayah pantai selatan sudah mulai surut yang merupakan tanda-tanda akan terjadinya gelombang tsunami. Masyarakat diminta untuk menjauhi daerah pantai dan mewaspadai gempa susulan.

Kuatnya gempa membuat sejumlah bangunan di Tasikmalaya dan Cilacap roboh hingga menimbulkan kepanikan di wilayah-wilayah lain yang juga terkena dampaknya. Di Jakarta para penghuni dan orang-orang yang tinggal di bangunan tinggi berlarian turun menggunakan tangga darurat.

Dapat Fogging Gratis, Warga Taman Sari: Terima Kasih Rescue Perindo Telah Peduli

JAKARTA – Minimnya perhatian terhadap lingkungan dalam hal mengantisipasi wabah demam berdarah dengue (DBD) khususnya di kawasan Taman Sari, Kelurahan Mahpar, Jakarta Barat membuat warga RW 03 Ahmad bersyukur. Pasalnya ratusan rumah warga di wilayahnya itu mendapat fogging gratis dari Rescue Perindo.

“Saya sebagai ketua RW 03 mengucapkan banyak terima kasih kepada Perindo yang telah peduli pada warga kami dengan memberikan fogging gratis,” kata Ahmad di Jalan Taman Sari, Kelurahan Mahpar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu, (02/12/2017).

download

Ahmad mengatakan, pemberian fogging ini baru pertama kali didapat warganya. Dan sangat dibutuhkan mengingat kondisi rumah yang padat penduduk. Kata Dia, sebelumnya belum pernah ada yang memberikan program yang sangat membantu masyarakat itu.

“Ini pionir baru pertama kali kita mendapatkan ini yang diberikan oleh Partai Perindo dan sangat dibutuhkan oleh warga kami,” tambahnya.

Dia pun mengharapkan, program ini nantinya bisa terus dilaksanakan kembali secara rutin oleh Rescue Perindo di kawasannya. “Semoga acara ini terus dilaksanakan dan kami harapkan kegiatan ini rutin dilaksanakan,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Rescue Perindo yang merupakan salah satu sayap Partai Perindo kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat dengan memberikan fogging gratis di Jalan Taman Sari, Kelurahan Mahpar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Sedikitnya sekitar 240 rumah tepatnya di RW 03 yang diberikan fogging secara cuma-cuma dalam rangka menanggulangi virus DBD.

Pantauan Okezone di lokasi kawasan tersebut merupakan permukiman padat penduduk. Sejumlah warga nampak antusias mendapatkan fogging gratis dari Rescue Perindo. Bahkan ada salah seorang warga yang rumahnya di luar daripada RT yang sudah dipilih untuk mendapat fogging meminta untuk di fogging.

Ketua DPP Rescue Perindo Adin Denny mengatakan, pemberian fogging secara gratis tersebut merupakan komitmen dari Rescue Perindo kepada masyarakat yang membutuhkan terutama di kawasan padat penduduk.

“Program fogging gratis ini merupakan komitmen kita untuk masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk dan ini sudah menjadi prioritas kita,” kata Adin di lokasi.

Rescue Perindo Jateng Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Klaten

KLATEN – Ratusan warga di tiga desa di Cawas Klaten mengungsi setelah rumah mereka kebanjiran akibat tanggul Sungai Dengkeng jebol.

Ketinggian air yang memasuki rumah warga mencapai 30 sentimeter (cm). Ketiga desa itu yakni Bogor, Tlingsing, dan Japanan. Selain menggenangi permukiman, luapan sungai melumpuhkan akses jalan antara Desa Bogor dengan Cawas.

Sebanyak 112 jiwa yang diungsikan dari wilayah Dukuh Guntur dan Dukuh Turunrejo, Desa Japanan, Cawas, Klaten. Pengungsi terdiri dari anak balita, anak-anak, dewasa, serta warga lansia.

Sementara di desa Tringsing rumah warga di 14 dukuh terendam banjir yang memaksa warganya harus mengungsi terutama wanita, lansia dan anak-anak.

DPW Rescue Perindo Jawa Tengah langsung terjun ke lokasi bencana banjir sejak Selasa (28/11/2017). Seluruh tim rescue, termasuk dari DPD Rescue Perindo Klaten diterjunkan dengan menyiapkan tiga unit ambulans untuk membantu mengevakuasi warga menuju pengungsian.

“Sejak awal kita sudah turun. Tiga ambulans juga disiapkan untuk bantu evakuasi warga,” jelas Sekretaris DPW Rescue Perindo, Henry Nugroho, Jumat (1/12/2017).

Menurut Henry, DPW Rescue Perindo Jateng memberikan bantuan berupa selimut, mi instan dan juga obat-obatan termasuk makanan bayi untuk para korban banjir yang sedang berada di pengungsian.

Kondisi seadanya di pengungsian, membuat tim Rescue Perindo memberikan bantuan salah satunya berupa mi instan karena tidak perlu waktu lama untuk memasaknya, karena keterbatasan alat dan juga lokasi untuk memasak.

“Bantuan kita berikan di desa Tlingsing dan Japanan hari ini untuk kebutuhan para pengungsi terutama untuk balita dan juga lansia,” pungkas Henry.