Rescue Perindo Gelar Fogging, Warga Surabaya Senang

SURABAYA – Rescue Perindo terus melakukan kegiatan fogging untuk memberantas nyamuk aedes aegypti yang menjadi biang penyakit demam berdarah dengu (DBD).

Pada hari ini, Minggu (30/10/2016) kegiatan fogging dilakukan oleh DPW Rescue Perindo Jawa Timur di wilayah RW 01,1 Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Jawa Timur.

“Mereka (warga) sangat senang karena ada aksi fogging memberantas nyamuk demam berdarah,” ucap Ketua DPW Rescue Perindo Jatim saat dihubungi

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Ia menambahkan bahwa warga sangat menunggu wilayah mereka di-fogging untuk mengantisipasi adanya nyamuk demam berdarah. Pasalnya mereka mengeluhkan terlalu lama menunggu fogging yang dilakukan Dinas Kesehatan di Kota Surabaya.

“Minta fogging dari Dinas Kesehatan lama, kalau belum meninggal dunia belum dieksekusi,” tuturnya.

Sumber

Iklan

Cegah Demam Berdarah di Kebumen, Perindo “Semprot” Sarang Nyamuk

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

KEBUMEN – DPW Rescue Perindo Jawa Tengah kembali melakukan kegiatan fogging guna membasmi dan mengantisipasi peredaran nyamukaedes aegypti yang menjadi penyebab penyakit demam berdarah.

Kali ini, giliran 300 KK yang ada di empat Rukun Tetangga (RT) di Desa Roworejo, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah yang di-fogging dari Rescue Perindo.

“300 KK di empat RT untuk hari ini, mulainya kita jadwalkan pukul 09.00 WIB,” ujar Ketua DPW Rescue Perindo Jawa Tengah, Mochsin saat dihubungi Okezone, Minggu (30/10/2016).

Mochsin menjelaskan antusiasme warga Jawa Tengah selama mendapatkan giliran fogging dari Perindo sangat tinggi. Hal ini terbukti di tiga Kabupaten sebelumnya yang mendapatkan giliran fogging dari Rescue Perindo Jawa Tengah.

“Sebelumnya kita kegiatannya di Banjarnegara, Purworejo, dan Cilacap, semuanya sangat antusias,” ungkapnya.

Sama seperti keluhan warga di tempat lain, fogging yang dilakukan Rescue Perindo sangat ditunggu warga lantaran lambatnya aksi foggingyang dilakukan Dinas Kesehatan setempat.

“Menunggu empat kejadian ada korban dari masyarakat baru dilakukan fogging dari pemerintah,” ucapnya.

Selain fogging, Tim Rescue Partai Perindo Jawa Tengah juga melakukan sosialisasi 3M (menguras, mengubur, menutup) serta memberikan bubuk abate kepada masyarakat setempat untuk menekan mewabahnya penyakit demam berdarah di dua banjar tersebut.

“Di samping itu kita tidak hanya melakukan fogging juga kita melakukan edukasi masyarakat tentang cara-cara penanganan mencegah nyamuk malaria dan demam berdarah dengan memberikan bubuk abate supaya daerah itu bebas dari nyamuk-nyamuk berbahaya,” tandasnya.

Sumber

Larangan Usung Capres Menyandera Hak Politik Partai Baru

images.jpeg

JAKARTA – Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Umum yang memuat larangan terhadap Partai Politik (Parpol) baru untuk mengusung capres dan cawapres pada Pemilu 2019 mendapat kritik keras di masyarakat.

Pasalnya, dalam rancangan atau draft revisi menyebutkan bahwa parpol baru berpotensi kehilangan haknya lantaran tak bisa mengusung calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) pada Pemilu serentak 2019.

Ketua Umum DPP Rescue Perindo Adin Denny menambahkan, RUU tersebut tersebut menyandera hak partai-partai politik baru yang ingin bersaing di Pemilu Presiden 2019 dengan mengusulkan calonnya. 

“Semua parpol mempunyai hak untuk mengusung capresnya sendiri, karena sesuai bunyi putusan Mahkamah Konstitusi (MK),” ujarnya.

Adin menilai, jika presidential treshold-nya merunjuk kepada Pemilu 2014, maka akan menimbulkan diskriminasi terhadap parpol yang sudah mengikuti pemilihan 2014, dengan parpol baru.

“Semua partai politik peserta pemilu, baru ataupun lama, harus diperlakukan dengan sama, hal ini untuk menghasilkan pemilu yang berkeadilan,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah dan DPR segera membatalkan RUU tersebut karena tidak mewujudkan pemilu yang demokratis dan juga melenceng dari amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“RUU ini juga membunuh hak konstitusional partai baru yang baru lolos,” tegas politikus Partai Perindo tersebut.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini, mengatakan, RUU itu sangat tak relevan dengan konsep keserentakan pemilu legislatif dan pemilu presiden pada 2019 nanti.

“Efek dari keserentakan secara langsung semua parpol peserta pemilu mestinya bisa mengusung calon. Sebab pencalonan presiden menjadi tidak bergantung pada perolehan kursi atau suara parpol,” jelas Titi ketika dihubungi wartawan beberapa waktu lalu.

Selain itu, kata dia, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 nanti digelar serentak. Hal itu sangat tidak relevan jika pemerintah menggunakan hasil Pileg 2014 untuk syarat pencalonan capres dan cawapres.

“Kalau syarat pencalonan presiden dan cawapres adalah hasil pemilu legislatif sebelumnya, maka MK tentu tak akan memutuskan pemilu serentak legisaltif dan eksekutif,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Pemerintah telah menyelesaikan rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum. Salah satu aturan baru yang mendapat kritikan adalah penggunaan hasil Pemilu Legislatif 2014 sebagai syarat bagi parpol mengusung pasangan calon di Pemilu Presiden 2019.

Sumber 

Rescue Perindo Jateng Fogging 500 Rumah di Banjarnegara

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

SEMARANG Rescue Perindo Jawa Tengah melakukan pengasapan atau fogging ratusan pemukiman penduduk di Desa Tlagawera, Banjarnegara. Kegiatan itu dilakukan demi memberantas nyamuk aedes aegypti yang membawa virus demam berdarah.

“Hari ini kita fogging sebanyak 500 kepala keluarga di ‎ RT 01- 02 RW 02 Desa Tlagawera,” kata Ketua DPW Rescue Perindo Jateng Mochsin Anwar saat dihubungi di Semarang, Jawa Tengah, Senin (10/10/2016).

Menurut Mochsin, kegiatan fogging di Banjarnegara berdasarkan arahan dari Ketua Umum Rescue Perindo Adin Denni. Mochsin bertekad memberantas demam berdarah di seluruh wilayah Jawa Tengah. “Rescue perindo jateng siap melakukan fogging di seluruh Jawa Tengah,” ujar Mochsin.

Rencananya, setelah Banjarnegara, Rescue Perindo Jatang bakal bertolak ke Cilacap untuk melakukan hal yang sama. “Tanggal 11 Oktober kita fogging di Cilacap,” terang Mochsin.

Sumber

2 TAHUN PERINDO : Bantuan Kursi Roda Bukti Komitmen Rescue Perindo

JAKARTA – Kursi roda diberikan oleh Rescue Perindo kepada pasangan kaum difabel Suprianto dan Siti Zainab yang cacat akibat ditabrak saat akan berangkat kerja, dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Perindo di Kantor DPP Perindo, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Ketua DPP Rescue Perindo, Adin Denny mengatakan, bahwa bantuan tersebut merupakan bukti konkrit dari para pengurus Rescue Perindo yang menolong warga yang tertimpa musibah.

“‎Kaitannya pemberian kursi roda adalah‎ bagian dari komitmen pengurus Rescue Perindo. Karena tabrakan itu pasangan ini sudah tidak punya ekonomi lagi untuk bekerja. Sehingga untuk meringankan bebannya maka kita bantu kursi roda,” kata Adin di lokasi, Sabtu (8/10/2016).

Adin mengungkapkan, kedua pasangan ini akan diberikan Gerobak Perindo agar memiliki aktifitas dan pekerjaan kembali. Nantinya, lanjut dia, Suprianto dan Siti akan dimasukkan ke dalam program kerakyatan partai yang hadir untuk Indonesia Sejahtera tersebut.

“‎Dengan berdagang mereka diharapkan memiliki penghasilan kembali.‎ Mereka juga akan kita rekrut sebagai anggota penerima gerobak Perindo dan akan menerima program kerakyatan dari Perindo,” pungkas Adin.

Sumber