Cegah DBD, Rescue Perindo Gelar Fogging di Boyolali

BOYOLALI – Rescue Perindo Jawa Tengah mengawali kegiatan pengasapan atau fogging untuk mencegah terjangkitnya demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Karesidenan Surakata. Boyolali adalah kabupaten pertama yang jadi sasaran pengasapan.

Ketua DPW Rescue Perindo Jawa Tengah, Mochsin Anwar mengatakan, fogging digelar di RT 01 sampai 05 RW 06, Dukuh Asri Rejo, Desa Selodoko, Ampel, Boyolali, merupakan bentuk kepedulian Partai Perindo untuk mencegah penyebaran wabah demam berdarah.Terlebih lagi Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo akan datang langsung ke lokasi untuk mengukuhkan kepengurusan DPRt Partai Perindo Boyolali.

Menurut Mochsin, kegiatan fogging merupakan salah satu bukti nyata kepedulian Partai Perindo terhadap masyarakat. Fogging massal kini rutin digelar setiap pekan oleh rescue Perindo Jawa Tengah. Semua lapisan masyarakat bisa meminta layanan fogging massal di wilayahnya. Cukup hanya melampirkan surat persetujuan dari empat ketua RT di mana fogging akan digelar.

“Kegiatan fogging kita lakukan setiap minggu di seluruh Jawa Tengah. Semua warga bisa mengajukan fogging pada rescue, tanpa dipungut biaya. Cukup melampirkan surat izin dari empat ketua RT setempat yang mengizinkan untuk dilakukan fogging, dan sepengetahuan Ketua DPD Perindo setempat,” papar Mochsin saat ditemui Okezone di sela kegiatan fogging, Senin (5/9/2016).

Menurutnya, fogging massal selain merupakan program kerja partai, selain pengobatan gratis dan kebencana alam, juga dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah demam berdarah yang saat ini mulai menyebar.

“‎Kegiatan fogging merupakan program kerja rescue Partai Perindo selain pengobatan gratis serta penanggulangan bencana alam. Nantinya, agar seluruh wilayah di bawah DPW Perindo Jawa Tengah bisa ter-cover seluruhnya, di tiap-tiap DPD Partai Perindo akan dibentuk rescue Perindo,” terangnya.

Pengasapan dilakukan Tim Rescue Perindo di beberapa titik sarang nyamuk seperti saluran air, tempat sampah, kandang hewan, rumah penduduk, kebun kosong hingga taman sekitar.

Tingginya intensitas hujan, disusul dengan munculnya genangan air di sejumlah titik membuat Boyolali rawan terjangkit DBD.

Fogging resbue Perindo mendapatkan sambutan baik dari masyarakat, karena selama ini petugas Dinas Kesehatan cenderung menunggu dan baru melakukan aksi fogging setelah ada yang terjangkit DBD.

“Kalau tunggu pemkab sampai kapan. Biasanya fogging dilakukan setelah ada yang terjangkit,” tutur Wagino, seorang warga RT 01 Dukuh Asri Rejo.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Perindo Boyolali, Jawa Tengah, Budi Santoso mengatakan, program kerja partai dilakukan agar Perindo mampu hadir ke tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

Dia berharap, seluruh kegiatan Perindo mampu didukung warga agar tercipta kehidupan masyarakat Indonesia yang sejahtera.

“Tujuan kita agar rakyat dapat tersentuh dan sama-sama berkomitmen bersama kita menciptakan kehidupan masyarakat yang sejahtera,” terang Budi.

Sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s