Perindo Lahir untuk Memberikan Solusi Bangsa Indonesia

JAKARTA – Meski tergolong baru, Partai Perindo terus unjuk diri. Partai digawangi Hary Tanoesoedibjo (HT) ini lahir untuk memberikan solusi terhadap masalah sosial kemasyarakatan dan ekonomi dialami bangsa Indonesia.

“Sesuai arahan Ketum HT, Perindo akan terus mencoba memberikan solusi ke masyarakat. Kita ada program warung sejahtera, gerobak Perindo, revitalisasi 1.000 nelayan, pembinaan kelompok petani bawang, dan fogging,” ujar Ketua DPP Rescue Perindo Adien Denny di sela aksi pengasapan dilakukan Rescue Perindo di Kampung Bali, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2016).

Menurutnya, program-program Partai Perindo apabila dijalankan dengan maksimal akan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Selain membantu pemerintah, Partai Perindo juga harus aktif mendengar keluhan warga.

“Seluruh kader dan kita semua keluarga besar Perindo harus turut aktif di masyarakat, dengar keluhan masyarakat dan coba beri solusi yang positif,” tuturnya.

Adien menambahkan, apabila kader Partai Perindo semakin dekat dengan rakyat, partai ini akan lebih mengetahui permasalahan yang ada di masyarakat, di daerah, dan kesuluruhan bangsa Indonesia.

Sumber

Iklan

Pemulihan Pasca-Bencana Jadi Perhatian Rescue Perindo

SUMEDANG – Pemulihan atau recovery pascabencana banjir dan longsor di Kabupaten Sumedang jadi fokus perhatian tim Rescue Partai Perindo (Persatuan Indonesia).

“Recovery pascabencana, khususnya bagi pelajar korban bencana jadi fokus perhatian kami. Ini kami lakukan agar mereka tetap semangat menuntut ilmu. Dalam hal ini kelangsungan pendidikan lebih diutamakan,” ujar Kepala Bidang Sekretariat dan Humas DPP Rescue Perindo Afry Sony kepada KORAN SINDO saat mengunjungi SDN Sukasirna 1 dan 2, yang terendam banjir, Jumat (23/9/2016).

Recovery pascabencana, kata dia, saat ini luput dari perhatian. Padahal, recovery sangat dibutuhkan khususnya oleh pelajar. Total pelajar SDN Sukasirna 1 sebanyak 113, sedangkan total pelajar SDN Sukasirna 2 sebanyak 158. Selain itu, puluhan pelajar yang saat ini berada di lokasi pengungsian juga menjadi fokus perhatian.

“Yang pertama kami lakukan recovery sekolah. Kebutuhan yang urgent adalah kebutuhan alat tulis dan buku paket bagi pelajar. Karena alat tulis dan buku paket pelajar rusak terendam banjir. Kebutuhan ini telah kami catat dan kami ajukan agar bisa segera kami tindaklanjuti,” tuturnya.
Selanjutnya, pihaknya akan terus berkoordansi dengan Pemkab Sumedang khususnya BPBD Sumedang untuk proses recovery korban bencana di Sumedang.

Seusai mengunjungi dua sekolah dasar di Jalan Raya Cut Nyak Dien, Sumedang Selatan ini, kata dia, tim Rescue Perindo juga menyerahkan bantuan dari DPP Perindo berupa sembako, selimut, beras, makanan siap saji, perlengkapan wanita, dan perlengkapan bayi.

“Pak Hary Tanoe (Ketua Umum Partai Perindo) menyampaikan keprihatinannya kepada seluruh korban bencana di Sumedang dan berpesan kepada kami agar korban bencana sabar, tetap semangat, dan optimistis.”

Ketua DPD Perindo Sumedang Maria Deni menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana longsor dan banjir yang terjadi di Sumedang.

“Kami dari DPD Perindo Sumedang menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban. Kami juga menyampaikan terima kasih atas respons cepat tanggap dari DPP Perindo, khususnya kepada Pak Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo. Pak Hary tadi menyampaikan salam dan mengucapkan keprihatinannya kepada korban bencana di Sumedang. Pak Ketum juga meminta kami agar memberikan motivasi kepada para korban untuk tetap semangat.”

Kepala SDN Sukasirna 2 Tata Sese mengatakan, recovery sekolah pascabencana memang sangat dibutuhkan oleh para pelajar.

“Terima kasih kepada perwakilan dari Partai Perindo yang telah datang ke sini dan melakukan recovery pascabencana. Recovery ini tentunya hal yang sangat kami butuhkan.”

Sementara, Kepala BPBD Sumedang Ayi Rusmana melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Tatang menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan DPP Partai Perindo.

“Bantuan berupa sembako, selimut, perlengkapan wanita, perlengkapan bayi dan yang lainnya dari Partai Perindo telah kami terima dan akan langsung kami sampaikan. Kami menyampaikan terima kasih kepada Perindo. Tentunya bantuan yang diberikan ini sangat dibutuhkan, khususnya oleh korban bencana yang saat ini berada di lokasi pengungsian,” katanya.

Sumber

Rescue Perindo Ajak Bermain Anak-Anak Korban Banjir Sumedang

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

JAKARTA – DPP Rescue Perindo mengajak bermain anak-anak korban banjir dan longsor di Sumedang, Jawa Barat, Jumat (23/9/2016)

Kegiatan bermain Tim Rescue Perindo dilakukan di pengungsian GOR Tadjimalela yang menampung sekira 1000 lebih warga yang menjadi korban banjir dan longsor. Tim Rescue datang setelah melakukan pembersihan dua sekolah Sukasirna, Desa Lego Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan.

Menurut Ketua Bidang Sekretariat dan Humas DPP Rescue Perindo Afry Sonny, anak-anak korban banjir itu ditangani Tim Rescue, karena mereka dianggap lebih membutuhkan sentuhan. ”Di GOR itu kita motivasi adek-adek, jangan sampai mereka putus asa, seberat apapun musibah yang menimpa mereka, harus tetap semangat,” kata Afry, Jumat (23/9/2016).

Afry menambahkan, anak-anak para korban banjir dan longsor Sumedang diajak bermain dan bernyanyi. Mereka tampak senang ketika Tim Rescue Perindo mengajak bernyayi lagu wajib nasional. Bahkan sekira 50 anak yang dihibur bersemangat menyanyikan lagu mars Perindo.

“Kita juga heran, mereka kena musibah, pada semangat, nyanyi lagu mars Perindo pula,” tukas Afry.

Tim Rescue Perindo juga memberikan hadiah kepada anak-anak korban banjir yang bisa menyanyikan lagu dengan benar. Pemenang dari setiapgame yang dimainkan Tim Rescue Perindo juga mendapatkan hadiah.

Sumber

Dirikan Posko di Garut, Rescue Perindo Kerahkan Ratusan Relawan

bantuan-bencana-6728

JAKARTA – DPP Rescue Perindo mendirikan posko penanggulangan korban banjir bandang yang terjadi di Garut, Jawa Barat, Rabu 21 September 2016 lalu.

Posko itu didirikan di putaran Kerkop Garut tepat dibelakang lokasi kejadian banjir bandang yang mengakibatkan 27 orang tewas dan merendam ratusan rumah.

Ketua Bidang Bidang Operasional dan Diklatsar DPP Rescue Perindo, Ivahn Badai Caliandra mengatakan, Rescue Perindo berinisiatif mendirikan posko untuk membantu meringankan beban para korban banjir bandang yang banyak kehilangan keluarga, tempat tinggal, dan barang berharga lainnya.

DPP Rescue Perindo, kata Badai, menerjunkan ratusan relawan untuk bergantian standby di lokasi bencana. Langkah itu dilakukan untuk memaksimalkan upaya bantuan terhadap ratusan korban yang terdampak.

bantuan-bencana-45868

“Kita kerahkan dari wilayah, kader Perindo Garut, bahkan relawan Rescue Perindo dari beberapa kabupaten sekitar lokasi bencana juga kita kerahkan, ada dari Bandung, Cimahi dan kabupaten lainnya,” terang Badai, kepada Okezone, Jumat (23/9/2016).

Badai menambahkan, posko didirikan menyesuaikan kebutuhan proses penanggulangan bencana di Garut, Tim Rescue Perindo juga menyesuaikan arahan dari tim BNPB, TNI dan beberapa tim lain untuk saling bekerjasama melakukan penanggulangan bencana.

“Mungkin bisa jadi semingguan, tapi kita sesuaikan dengan arahan dari tim BNPB dan tim pemerintah,” tukas Badai.

DPP Rescue Perindo berkomitmen turut serta melakukan penanggulangan bencana di Garut sampai selesai dan para korban bnajir bandang sudah tidak membutuhkan uluran tangan lagi.

Sumber

Rescue Perindo Terjunkan Empat Ambulance untuk Korban Banjir Garut

BANJIR BANDANG GARUT
BANJIR BANDANG GARUT

JAKARTA – DPP Rescue Perindo menerjunkan empat ambulance untuk membantu penanganan medis bagi para korban banjir bandang Garut, Jawa Barat.

Empat ambulance yang diterjunkan itu, akan digunakan untuk membantu penanganan medis para korban banjir.

Menurut Ketua Bidang Bidang Operasional dan Diklatsar DPP Rescue Perindo, Ivahn Badai Caliandra, ambulance didatangkan dari Rescue Perindo Garut dan juga beberapa kabupaten sekitar lokasi bencana seperti Bandung, Cimahi, dan Karawang.

“Ambulance kita terjunkan di lokasi untuk mobilisasi warga dan tim penanganan medis para korban,” terang Badai kepada Okezone, Jumat (23/9/2016).

DPP Rescue Perindo berinisiatif menerjunkan empat ambulance itu, kata Badai, untuk membantu penanganan medis dari tim yang bekerja di lokasi. “Apalagi korban meninggal sampai saat ini sudah 27 orang, pasti para korban yang lain butuh ambulane untuk kebutuhan medis,” tambah Badai.

Seperti diketahui, hujan deras sejak Selasa 20 September 2016 malam menyebabkan debit Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri naik secara cepat. Sekira pukul 20.00 WIB, banjir setinggi lutut dan tiga jam selanjutnya ketinggian air naik 1,5 hingga 2 meter.

Sebanyak 27 orang dilaporkan tewas dalam banjir bandang yang melanda beberapa daerah, seperti Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Kabupaten Garut tersebut.

Sumber